Langsung ke konten utama

Kopi Cimbang Sinabung Bangkit Dari BENCANA SINABUNG

IMAM SYUKRI SYAH TARIGAN |PETANI KOPI CIMBANG SINABUNG

Nestled among the mountains at the base of Mt Sinabung in North Sumatera, Indonesia. Imam Syukri Syah Tarigan is a member of a coffee farmer collective that works with Kopi Kultur. Here he talks about the farm, coffee process & challenges in the industry.
kopi cimbang sinabung
Can you tell us a bit about your farm collective?
The name of the farm collective is Perkebunan Klompok Petani Kopi Cimbang Sinabung, we have 25 people in 14 villages in Mt Singabung who we connect to and work with.
The coffee is grown in Desa Cimbang, Kabupaten Karo & Sumatera Utara. At the moment we farm 15.5 hectares of land.
What types of coffee do you farm?
Arabica varietals p88, Gayo 1, and Sigararutang.
How would you describe the taste of the beans?
People say the beans taste sour like citrus – orange, but also fruity & sweet like palm sugar & a little bit of spice.
Where do your coffee beans go?
Our beans in Bali, Jogjakarta, Bandung, Jakarta, Bekasi, East Java, Singapore & Malaysia
Are you coffee beans roasted on the farm, if so what is the technique?
We do roasting with the roaster machine, we get help and support from the Karo Department of Agriculture.
How long has the farm been in operation?
It first started on 20 March 2013 after Mt Sinabung became active & erupted. So now it has been more than 4 years already
What change have you seen in the coffee farmers?
Coffee became the priority in the area when the orange tree could not grow optimally because of the ashes from Mt Sinabung from a long time ago. At this time during harvest season, farmers were getting more incoming from the coffee since the plantation was growing.
Are the production and crops good?
So far so good, everything is well, we even do everything mostly manually.
What is the harvesting process you use?
We handpick the beans and always choose the red ripe coffee cherry. Mostly we do with the semi-washed process but we also do natural & honey process as well.
What are some of the challenges facing your farm?
Our challenges are infrastructure and far-reaching transportation – getting the coffee beans to markets.
How does Kopi Kultur help you?
They help us to sell and distribute our beans in Bali. Also, they give us some advice for coffee process & always share information about the right coffee beans.
Why is it important to have a partner like Kopi Kultur?
So important because they can share about coffee in the downstream & help us to develop our coffee when our coffee was affected by Mt Sinabung eruption.
Discover designers, artists, musicians & creatives with Rumah Sanur’s  Meet the Makers

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Wine Coffee Cimbang

 Wine coffee hanya sebuah penamaan yang sangat familiar di kalangan orang atas, wine berarti anggur sedang kan di dalam botol ini tidak ada sedikit pun saya campuri bahan baku dari anggur dan ini murni 100% kopi di panen dan di proses sendiri tahap demi tahap saya lakukan. Mulai petik merah ( Red cherry) , penyucian ( Cherry coffee) pembekapan ( Red cherry), pengpasan dengan Pulper, (giling basah) lalu penjemuran di atas para-para tidak bisa terkena terik matahari langsung, Memakan waktu yang cukup lama untuk menunggu kering kopi sampai di kadar air 12-13% lalu bisa digiling dengan mesin yang saya sebut Dry Hulling .. Setelah itu saya memilih biji kopi yang biasa kami sebut green beans, dipitahnya sampai bersih-bersih tdk ada kotor, direct, cacat pada kopi, pecah, kuku kambing ( pecah dua pada ujung biji kopi), jamur, bercak, alhasil bisa mendapatkan biji kopi yang berkualitas dan bisa menghasilkan cita rasa sesuai yang d i harapkan seperti rasa wine ( Anggur) dan minuman saya ini...

TENTANG PROSES PENYANGRAIAN KOPI

Roasting kopi, atau proses penyangraian kopi sebetulnya memegang peranan penting pada seluruh rantai perjalanan kopi. Karna, proses inilah yang pada umumnya menentukan akan senikmat apa kopi yang kita nikmati nanti  setelah proses pengolahan biji kopi, penyimpanan, lalu penjualan green bean, maka proses berikut yang umum dilakukan adalah roasting bisa dibilang pada tahap inilah biji kopi yang sebelumnya tidak ada-apanya diolah hingga menjadi ada apa-apanya segala notes bahkan dalam dunia kopi ada sebutan flavor, after taste dan rasa-rasa ajaib pada kopi dipengaruhi oleh proses ini. Meski terdengar sepele, tapi untuk menyangrai kopi agar nantinya mengeluarkan karakter terbaik dan terasa nikmat sebenarnya tidak semudah kelihatannya. Banyak specialty coffee roasters yang harus mengalami beberapa kali percobaan, proses gagal, dan trial and error dulu sebelum mendapat pola roasting terbaik untuk masing-masing kopi yang mereka sangrai. Dan, jika kopi benar-benar telah disangrai dengan ba...

Anugrag Dibalik Bencana Sinabung

kopicimbangsinabung  Standar Panen dan Pascapanen Kopi Arabika untuk Mencapai Kualitas Terbaik Kabupaten KARO provinsi Sumatera Utara adalah merupakan salah satu suatu daerah penanam kopi Arabika terluas Sehingga tanaman ini menjadi komoditas primadona yang menjadi andalan sumber pendapatan masyarakat dan pemerintah daerah KARO Yang sebelumnya tanaman andalan nya adalah tanaman jeruk yang biasa di sebut jeruk berastagi. Untuk keberlanjutan kopi Arabika KARO semua pihak harus berupaya maksimal menjaga kualitas yang dikehendaki pembeli (buyer), sebab pembeli adalah raja yang ingin dipenuhi selera dan kemauannya. Menurut hasil penelitian beberapa tahun yang lalu, permasalahan kopi Arabika Spesialty dari KARO adalah cacat citarasa, di karenakan tidak adanya budidaya yang baik serta jenis cacat citarasa utamanya pada fermented atau stinker, mouldy dan earthy. Cacat citarasa tersebut terutama disebabkan oleh penanganan panen dan pasca panen yang tidak merujuk kepada suatu standar...